Langsung ke konten utama

Makanan Khas Sulawesi Barat

Kuliner Khas Sulawesi Barat
A. Nasi Berenang

Pernah nggak lo dengar nama kuliner Nasi Berenang? Unik memang nasi yang satu ini dan cuma ada di Polewali Mandar, Sulawesi barat. Makanan yang satu ini tak kalah saing meskipun sudah banyak warung dengan aneka menu baru yang menggoda selera. Kabarnya, karena rasa yang khas, harga murah serta tentunya sehat membuat Nasi Berenang kian jadi favorit masyarakat.
Ketika lo memesan nasi berenang, lo akan disuguhi dengan semangkuk nasi dengan kuah mirip soto serta campuran mie, daun seledri, dan kacang. Memang benar nggak ada daging ayam atau daging sapi di sini. Bahkan, lauk yang ditawarkan adalah tempe goreng yang diberi tepung berbumbu khas. Ini kenapa harga seporsi nasi berenang hanya 12.000 rupiah saja semangkuknya.
B. Jeppa
Jepa adalah makanan khas Mandar. Bentuknya lempengan bundar dari parutan ubi kayu dan kelapa yang dimasak di atas kuali tanah. Cara pembuatannya nyaris sama seperti pembuatan serabi. Namun, untuk membuat jepa ada tutup yang ditekan untuk memadatkan adonan. Karena terbuat dari ubi memakan 1 jepa dapat mengenyangkan.

C. IkanTerbang yang di asapi


MAJENE,Masyarakat pesisir yang ada di Lingkungan Labuan, Kelurahan Mosso, Kecamatan Senadan, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat saat ini mengembangkan wisata kuliner dengan menyajikan makanan tradisional.

Masyarakat pesisir yang berjarak 135 kilometer dari ibukota Mamuju, telah mengembangkan wisata kuliner di sepanjang jalur Trans Sulawesi. Senin, di lingkungan Labuan, di lokasi itu terlihat masyarakatnya menawarkan obyek wisata dengan menyajikan menu tradisional yakni ikan terbang yang diasap dengan makanan khasnya "Jepa" salah satu jenis makanan dari tanaman umbi-umbian yang diolah menjadi makanan siap saji.

Makanan tradisional Mandar yang dikembangkan oleh masyarakat pesisir itu sudah berlangsung sejak satu tahun terakhir dan bahkan telah menuai hasil karena mampu menyerap tenaga kerja hingga ratusan orang.



D. Pisang Barongko

Dibungkus dengan daun pisang, pudding pisang Barongko adalah makanan khas Bugis yang bisa kamu jumpai di beberapa warung makan di kota Kendari. Terbuat dari buah pisang yang dilunakkan dan kemudian dicampur dengan santan, gula pasir dan telur yang membuat tekstur dari Barongko sangat lembut.

E. Bakpao

Bakpao, jajanan yang satu ini merupakan salah satu jenis jajanan yang cukup mengenyangkan. Bentuknya yang bulat dengan warna putih dan tekstur yang lembut serta isian yang beraneka ragam membuatnya disukai oleh banyak orang. Nama bakpao itu sendiri berasal dari dua kata yaitu bak (daging) dan pao (bungkusan), sehingga secara harfiah bakpao berarti bungkusan daging. Makanan yang berasal dari Tionghoa ini memang pada awalnya dibuat dengan isian daging utamanya daging babi. Namun, berbagai variasi kemudian dikembangkan di Indonesia agar cocok dengan selera dan lidah orang Indonesia.



E.  Loka Anjoroi

Loka Anjoroi, makanan khas Mandar – Sulawesi Barat. dihidangkan pada jam 9-10 pagi hari , biasanya pada acara acara pertemuan kekeluargaan, tanpa Loka Njoroi seakan akan pertemuan kurang lengkap. Makanan khas ini juga sesuai selera Nusantara


F. Golla Kambu




Salah satu hal yang saya senangi dari teman-teman saya yang dari Polewali Mandar Sulawesi Barat ketika mereka pulang kampung dan kembali ke Makassar, mereka selalu membawa oleh-oleh cemilan manis nan legit ini. Orang Mandar menyebutnya Golla Kambu.

Camilan khas mandar ini betul-betul sangat tradisional. Bungkusannya masih dibalut daun pisang kering. Ketika saya menanyakan hal ini ke teman, katanya Golla Kambu ini akan terasa lebih enak kalau dibungkusnya daun pisang. Golla Kambu ini terdiri dari campuran Nasi ketan putih (Bahasa Makassar: Songkolok), kelapa parut dan santan serta gula aren. Rasanya legit dan manis. Sensasi legitnya didapatkan dari campuran Nasi ketan putih, kelapa parut serta santan sedangkan rasa manisnya di dapatkan dari campuran gula aren.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumah Adat Sulawesi Barat

Rumah Adat Sulawesi Barat Rumah Boyang 1. Struktur dan Arsitektur Rumah Seperti kebanyakan rumah adat di Indonesia, rumah Boyang juga merupakan rumah berstruktur panggung yang disusun dari material kayu-kayuan. Rumah adat Sulawesi Barat ini ditopang oleh tiang-tiang dari kayu balok berukuran besar setinggi 2 meter. Tiang-tiang tersebut menopang lantai sekaligus atap rumah. Tiang tidak ditancapkan ke tanah, melainkan ditumpangkan pada sebuah batu datar untuk mencegah kayu cepat melapuk. Mengingat strukturnya yang berupa rumah panggung, rumah adat suku Mandar ini juga dilengkapi dengan 2 buah tangga, satu di bagian depan dan satu lagi di belakang rumah. Tangga-tangga tersebut memiliki anak tangga yang berjumlah ganjil, biasanya antara 7 sd 13 buah dan dilengkapi dengan pegangan di sisi kanan dan kirinya. Untuk dinding dan lantai, rumah Boyang menggunakan material papan. Khusus bagian dinding, papan yang dipasang umumnya adalah papan yang telah diukir sedemikian rupa ...

Suku Adat Daerah Selawesi Barat

A. Suku Mandar Sulawesi Barat A. Suku Mandar Suku Mandar  adalah suku bangsa yang menempati wilayah  Sulawesi Barat , serta sebagian  Sulawesi Selatan , dan  Sulawesi Tengah  Populasi Suku Mandar dengan jumlah Signifikan juga dapat ditemui di luar  Sulawesi  seperti  Kalimantan Selatan ,  Kalimantan Timur ,  Jawa  dan  Sumatera  bahkan sampai ke  Malaysia . Pada sensus penduduk tahun 1980 didapati bahwa terdapat 300.000 orang Mandar di  Sulawesi Selatan , tetapi ini lebih menunjukkan jumlah penutur bahasa Mandar pada tahun itu kabupaten  Majene , Mamasa , dan  Mamuju  penutur bahasa Mandar juga banyak, maka angkanya akan lebih dari 300.000 jiwa di tiga kabupaten,  Majene , Mamasa  dan  Mamuju  pada waktu itu, karena sensus tahun 1980 menunjukkan jumlah penduduk  Majene  120.830,  Mamasa  360.384, Mamuju  99.796 sedangkan  Makassar ...